3 hal yang wajib kamu perhatikan untuk upgrade laptop jadul jadi powerfull lagi
3 hal yang wajib kamu perhatikan upgrade laptop jadul jadi powerfull lagi
Kapan Kinerja perangkat elektronik itu menurun ?
pada umumnya sebuah perangkat elektronik itu akan terlihat penurunan kinerjanya setelah 3 atau 5 tahun digunakan, Salah satu perangkat elektronik yang sering kita gunakan dalam bekerja ialah komputer atau laptop dengan sistem operasi Windows atau menggunakan linux dan lain sebagainya.
Pada kesempatan kali ini kami coba mengulas tiga hal yang perlu kamu perhatikan sebelum melakukan perubahan pada perangkat elektronik tersebut agar kinerjanya kembali normal dan bahkan lebih efisien, jika teman-teman semua punya perangkat elektronik diantara 5 sampai 10 tahun dan ternyata masih bisa dipakai.
Tidak ada salahnya perhatikan hal-hal berikut agar teman-teman semua bisa memperbarui perangkat tersebut dan bisa digunakan kembali dalam jangka waktu yang lama berikut ini tiga hal yang wajib kalian ketahui sebelum melakukan upgrade pada perangkat elektronik khususnya komputer atau laptop.
1. perhatikan yaitu chipset yang digunakan
Apakah laptop kamu menggunakan chipset interl celeron, Intel Core i3 i5 i7 ? Nah biasanya laptop-laptop jadul itu pakai intelceleron sampai dengan core i5, diantara sekitar dari tahun 2017 sampai tahun 2020 atau 2025 juga sudah memakai chipset ini, dari teman-teman semua yang ingin upgrade perhatikan chipsetnya boleh diganti atau tidak atau tetap menggunakan yang sama.
![]() |
| chipset / Prosesor Laptop Intel Core i5-520M |
Fungsi Procesor
a. Menjalankan Operasi Aritmatika dan Logika
Prosesor memiliki komponen bernama ALU (Arithmetic Logic Unit). Komponen inilah yang bertugas melakukan semua perhitungan matematika dasar (seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian) dan keputusan logika (seperti membandingkan apakah nilai A lebih besar dari nilai B). Semua baris kode program pada akhirnya akan diubah menjadi kalkulasi ini agar bisa dipahami komputer.
b. Mengontrol Seluruh Sistem Komputer
Melalui komponen CU (Control Unit), prosesor bertugas seperti polisi lalu lintas data. CU mengatur dan menyelaraskan jalannya semua komponen yang ada di komputer. Ia memberi tahu memori (RAM), kartu grafis (GPU), hingga media penyimpanan (SSD/HDD) tentang apa yang harus dilakukan dan kapan harus melakukannya.
c. Mengambil dan Menerjemahkan Instruksi (Fetch & Decode)
Setiap kali Anda mengeklik aplikasi atau mengetik di keyboard, prosesor akan melakukan siklus kerja berikut:
Fetch (Mengambil): Mengambil instruksi data dari memori RAM.
Decode (Menerjemahkan): Menerjemahkan data tersebut agar sistem tahu tindakan apa yang sedang diminta oleh pengguna atau program.
Execute (Mengeksekusi): Menjalankan instruksi yang sudah diterjemahkan tersebut agar hasilnya langsung terlihat di layar Anda.
d. Menjaga Stabilitas Performa Perangkat
Prosesor modern saat ini memiliki teknologi untuk mengatur penggunaan daya dan kecepatan clock-nya sendiri (boost clock). Jika Anda hanya mengetik di Word, prosesor akan menurunkan kecepatannya untuk menghemat daya. Namun, jika Anda membuka game berat atau melakukan editing video, prosesor akan bekerja maksimal untuk memastikan performa perangkat tetap lancar tanpa lag.
2. Perhatikan berapa total jumlah RAM atau random akses memori
yang di mana itu adalah otak dari komputer, jika ram-nya terlalu kecil maka sebaiknya Segera lakukan upgrade dengan menambah menjadi RAM 4 giga RAM 8 giga atau bahkan 16 giga tergantung dari kemampuan chipset atau procesor yang dipakai, apakah dia masih mendukung atau tidak.
![]() |
| RAM |
3. penyimpanan internal
Ada dua penyimpanan yang perlu teman-teman pahami yang pertama adalah harddisk drive yang kedua adalah SSD, Untuk khusus HDD itu menggunakan piringan makanya dia lebih tahan lama, Tetapi semakin lama kinerjanya akan semakin turun dan akhirnya data-data yang kita pakai itu bakal terganggu atau bakal bahkan bisa hilang karena ada beberapa kejadian minta diformat akhirnya semua data hilang.
Kenapa bisa demikian. ?
Hal ini disebabkan oleh bug pada sistem operasi yang menumpuk sehingga menyebabkan dia semakin lelet dan akhirnya mengalami kerusakan selain itu juga faktor usia menjadi kunci apakah masih bertahan dan layak dipakai atau tidak. satu lagi yaitu SSD ini tidak menggunakan piringan tapi fungsinya hampir sama seperti flashdisk di mana teman-teman kita bisa melakukan salin data dengan cepat, menggunakan perangkat seperti biasa.
Begitu jugalah kinerja dari SSD, biasanya digunakan sebagai penyimpan sistem pada perangkat tadi dialihkan ke SSD sementara untuk penyimpanan dari file yang kita pakai untuk kerja itu akan dialihkan ke hardisknya, kekurangan dari menggunakan SSD ini adalah kita harus mengorbankan yang namanya CD drive jika masih menggunakan cd drive otomatis, kita akan mengorbankannya karena ruang itu akan dipakai untuk menghubungkan SSD tadi.
![]() |
| SSD |
Kalau tujuanmu adalah menghidupkan kembali laptop jadul agar masih nyaman dipakai untuk browsing, Office, YouTube, dan aplikasi ringan, berikut rekomendasi upgrade yang paling masuk akal.
1. Laptop Celeron Generasi Lama
| Laptop Celeron Generasi Lama |
Perkiraan hasil:
- Boot dari 2-5 menit menjadi 15-30 detik.
- Browsing 5-10 tab masih lancar.
- Cocok untuk sekolah, kasir, dan administrasi.
2. Laptop Core i3 Generasi 2–4
Perkiraan hasil:
- Office sangat lancar.
- Zoom dan Google Meet masih nyaman.
- Editing foto ringan masih bisa.
3. Laptop Core i5 Generasi 2–4
Perkiraan hasil:
- Multitasking lancar.
- Editing video 720p–1080p ringan masih sanggup.
- Bisa untuk Android Studio versi ringan.
Paket Hemat (Budget Minim)
Processor | RAM | SSD | Estimasi Biaya |
|---|---|---|---|
| Celeron | 8GB | 240GB | Rp350.000–500.000 |
| Core i3 | 8GB | 480GB | Rp500.000–800.000 |
| Core i5 | 16GB | 512GB | Rp800.000–1.300.000 |
Paket Maksimal untuk Laptop Jadul
| Processor | RAM | SSD Utama | HDD Data |
|---|---|---|---|
| Celeron | 8GB | 512GB | 500GB |
| Core i3 | 16GB | 512GB | 1TB |
| Core i5 | 16GB | 1TB | 1TB |
Rekomendasi
Kalau kamu sering ngoding HTML, Java, Android Studio ringan, dan desain untuk brand minimal cari laptop Core i5 Gen 3 atau Gen 4 + RAM 16GB + SSD 512GB. Kombinasi ini masih sangat layak dipakai tahun 2026 tanpa harus beli laptop baru mahal.
KESIMPULAN
Nah jadi setelah ketiga ini teman-teman semua mengerti maka teman-teman sudah memastikan hal apa saja yang perlu di-upgrade dan hal-hal apa saja yang perlu disesuaikan agar perangkat kerja teman-teman itu bisa digunakan kembali secara maksimal dan tentunya memperpanjang usia dari perangkat tadi .
Buat kamu yang merasa artikel ini menarik silahkan share ke teman-teman kalian yang lain agar mereka Mengerti bagaimana dan harus apa yang harus dilakukan untuk atau sebelum melakukan upgrade pada komputer sampai jumpa bye
Penulis



Posting Komentar